Postingan

TUGAS MANDIRI 13

Judul Tugas: "Mapping the Support System: Analisis Lembaga Fasilitator Wirausaha"   L aporan Profil Analitis: Mapping the Support System Judul: Analisis Peran Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) dalam Akselerasi Wirausaha Mahasiswa A. Identitas Lembaga Nama Lembaga: Inkubator Bisnis Teknologi / Center for Innovation and Entrepreneurship (Contoh: Skystar Ventures UMN / Inkubator Bisnis IPB / Bandung Techno Park). Alamat/Lokasi: Gedung Research Center Lantai 2, Kampus Utama. Kanal Komunikasi: Website: www.inkubator-sampel.ac.id | Instagram: @inkubator_kampus. Status Lembaga: Kampus (Internal Perguruan Tinggi). B. Inventarisasi Layanan (Services Offered) Berdasarkan studi literatur dan observasi digital, lembaga ini menawarkan layanan komprehensif yang terbagi menjadi tiga pilar utama: - Pendampingan & Pelatihan (Mentorship): Program bootcamp intensif untuk validasi ide bisnis. Sesi mentoring one-on-one dengan praktisi industri untuk membahas strategi pemasaran dan model bisnis...

TUGAS TERSTRUKTUR 15

  Navigasi Bisnis di Era Turbulensi: Menakar Wajah Wirausaha Masa Depan Oleh: Henri Akbar Mantowi (41324010034) Dunia bisnis hari ini tidak lagi sekadar tentang siapa yang memiliki modal terbesar, melainkan siapa yang paling cepat beradaptasi dengan algoritma dan tuntutan etika lingkungan. Bayangkan sebuah dunia di mana toko ritel tidak memiliki stok fisik karena semuanya dicetak menggunakan printer 3D sesuai pesanan, atau di mana reputasi sebuah merek ditentukan oleh transparansi rantai pasoknya yang terekam abadi dalam blockchain . Paradoksnya, di tengah kemajuan teknologi yang begitu impersonal, konsumen justru semakin haus akan sentuhan manusiawi dan nilai-nilai keberlanjutan. Inilah fajar baru bagi wirausaha masa depan. Menembus Batas: Integrasi Teknologi Canggih Wirausaha masa depan tidak bisa dilepaskan dari tiga pilar teknologi utama: Artificial Intelligence (AI), Blockchain , dan Internet of Things (IoT). AI bukan lagi sekadar asisten virtual, melainkan jantung dari peng...

TUGAS MANDIRI 15

  Revolusi Hyper-Personalization berbasis AI untuk Sektor Ritel Lokal 1. Ringkasan Tren Global Berdasarkan laporan Gartner Top Strategic Technology Trends 2025 dan Deloitte Global Consumer Trends, dunia sedang bergerak menuju era Hyper-Personalization. Tren ini bukan sekadar menyapa pelanggan dengan nama mereka di email, melainkan penggunaan AI untuk memprediksi kebutuhan konsumen secara real-time dan memberikan rekomendasi produk yang sangat spesifik. Tren ini penting karena konsumen modern (terutama Gen Z) cenderung mengabaikan iklan generik dan lebih memilih merek yang "memahami" preferensi unik mereka secara instan. 2. Bukti Data Menurut laporan Google, Temasek, and Bain & Company (e-Conomy SEA 2024/2025), ekonomi digital Asia Tenggara diperkirakan akan mencapai Gross Merchandise Value (GMV) sebesar $300 miliar pada tahun 2025. Riset McKinsey menunjukkan bahwa perusahaan yang menerapkan personalisasi secara efektif mampu meningkatkan pendapatan hingga 40% lebih tinggi...

TUGAS TERSTRUKTUR 1

Gambar
  Abstrak: Artikel ini membahas karakteristik wirausaha sukses melalui studi kasus usaha Kopi Enginer, sebuah bisnis kopi lokal yang berdiri pada tahun 2024. Usaha ini berfokus pada penyajian kopi berkualitas tinggi dengan bahan baku lokal, serta dijalankan berdasarkan nilai utama yaitu kejujuran. Melalui pendekatan kewirausahaan berbasis etika dan pemberdayaan sumber daya lokal, Kopi Enginer tidak hanya menciptakan keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pembangunan nasional melalui peningkatan ekonomi daerah dan pelestarian potensi pertanian kopi Indonesia. Artikel ini menyoroti pentingnya karakter wirausaha seperti disiplin, kejujuran, inovasi, dan tanggung jawab sosial dalam membangun usaha yang berkelanjutan. Kata Kunci: Wirausaha, Kejujuran, Kewirausahaan Lokal, Pembangunan Nasional, Kopi Enginer Pendahuluan : Kewirausahaan merupakan salah satu motor penggerak pembangunan ekonomi nasional. Seorang wirausahawan tidak hanya berperan sebagai pencipta lapan...

TUGAS MANDIRI 14

  Analisis Scale-Up: J&T Express (Melesat melampaui Batas) A. Fase Transisi (The Turning Point) J&T Express didirikan pada tahun 2015 oleh Jet Lee dan Tony Chen. Transisi dari fase survival ke fase scale-up agresif terjadi secara signifikan pada periode 2017–2018. - Indikator Utama:  Lonjakan Volume Pengiriman: Pada tahun 2017, J&T berhasil menembus angka rata-rata 150.000 paket per hari di Indonesia, hanya dalam waktu dua tahun beroperasi. - Ekspansi Regional: Momen scale-up terbesar ditandai dengan keputusan untuk melakukan ekspansi ke negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Vietnam dan Malaysia pada 2018. - Status Unicorn: Keberhasilan meraih pendanaan masif yang membawa perusahaan mencapai status Unicorn (dan kemudian Decacorn) dalam waktu kurang dari 6 tahun . B. Strategi Penggerak Skala (The Scale Drivers) J&T Express tidak hanya tumbuh secara linear, melainkan eksponensial. Hal ini didorong oleh tiga pilar utama: - Inovasi Teknologi (Automated Sortin...

TUGAS MANDIRI 06

Analisis Kampanye Pemasaran dan Efektivitasnya 1. Pendahuluan Pemilihan kampanye Mie Sedaap (PT Sayap Mas Utama) sebagai objek analisis didasari oleh dinamika persaingan industri mi instan di Indonesia yang sangat ketat. Selama puluhan tahun, pasar ini didominasi oleh pemain tunggal yang sangat kuat. Namun, Mie Sedaap berhasil memposisikan diri sebagai penantang utama (market challenger) yang efektif. Mempelajari strategi kampanye mereka sangat penting untuk memahami bagaimana sebuah merek dapat melakukan penetrasi pasar melalui inovasi rasa dan strategi komunikasi yang adaptif terhadap tren anak muda (Zillenial). 2. Analisis Kampanye Pemasaran A. Tujuan Kampanye Memperkuat Brand Awareness: Memastikan Mie Sedaap tetap relevan di tengah bermunculannya produk mi instan impor dan lokal baru. Meningkatkan Penjualan: Melalui peluncuran varian rasa baru yang bersifat viral (seperti seri Korean Spicy Chicken dan Singapore Spicy Laksa). Rebranding Citra: Bergeser dari citra "mi ekonomis...

TUGAS TERSTRUKTUR 7

 Rencana Operasional dan Prosedur Pengendalian Mutu Usaha Keripik Pisang “Pisang Renyah” 1. Deskripsi Produk dan Proses Produksi Deskripsi Produk :  Keripik Pisang “Pisang Renyah” merupakan produk makanan ringan berbahan dasar pisang kepok lokal yang diolah menjadi keripik renyah dengan varian rasa manis, asin, cokelat, dan balado. Produk ini menyasar konsumen dari segala usia, terutama anak muda dan keluarga yang menyukai camilan tradisional dengan cita rasa modern. Proses Produksi :  Proses pembuatan keripik pisang meliputi beberapa tahapan utama: Pemilihan bahan baku – Pisang kepok setengah matang disortir berdasarkan ukuran dan kualitas. Pengupasan dan perajangan – Pisang dikupas lalu diiris tipis menggunakan slicer machine. Perendaman – Irisan pisang direndam dalam larutan garam dan kapur sirih untuk mempertahankan tekstur. Penggorengan – Pisang digoreng dalam minyak panas (170°C–180°C) hingga berwarna keemasan. Penirisan minyak – Menggunakan spinner untuk mengurangi...